Total Tayangan Halaman

Senin, 20 Desember 2010

Magang di Jepang

Pekerja Magang Dikirim ke Jepang
Laporan wartawan KOMPAS Hamzirwan
Rabu, 13 Januari 2010 | 18:27 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com -  Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengirimkan 106 orang peserta magang kerja Ke Jepang. Para peserta akan magang selama 3 tahun di 50 perusahaan di Jepang yang bergerak di berbagai sektor industri, seperti manufaktur, otomotif, elektronik, mesin dan fabrikasi lainnya.

Direktur Pemagangan Ditjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Kementerian Nakertrans Mulyanto mengatakan, program magang ke Jepang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pemuda Indonesia di bidang industri dan menambah wawasan, ilmu pengetahuan serta meningkatkan etos kerja.

Mulyanto mengatakan para pemagang selama menjadi trainee tidak mendapatkan upah atau gaji melainkan training allowance (uang saku pelatihan). Untuk tahun pertama berdasarkan program dari IMM Jepang dan Kementerian Nakertrans, setiap pemagang kerja diberikan uang saku sebesar 80.000 Yen per bulan, diluar tunjangan makan saat bekerja, asuransi, dan asrama dengan jam kerja selama delapan jam.

"Untuk tahun kedua pemagang mendapatkan uang saku sebesar 90.000 Yen dan tahun ketiga setiap bulannya diberikan 100.000 Yen, bahkan pemagang mulai tahun kedua bisa mendapatkan uang overtime (lembur),” katanya seusai melepas peserta magang di BLKLN Cevest Bekasi, Rabu (13/3).

Program kerja magang di Jepang ini  merupakan kerja sama Depnakertrans dengan IMM (International Manpower Development of Medium and Small Enterprises) Jepang. Dari hasil kerja sama yang dilakukan sejak 1993 itu hingga 2009 telah diberangkatkan ke Jepang sebanyak 29.594 orang pemagang. Mereka berasal Jawa Tengah, Sumatera Utara, Bengkulu, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Lampung, DKI Jakarta, serta beberapa orang dari program kerja sama Indonesia- Jepang.

Anda berminat Magang di Jepang dan bekerja di Korea?

Bila anda berminat ke Jepang, bisa membuka website: www.pemagangan.com. Dan bila berminat ke Korea, bisa membuka: www.bnp2tki.go.id. Kami membantu anda untuk bisa sukses kerja di luar negeri dengan cara yang aman, resmi dan sistematis. Kami menyelenggarakan pelatihan Bahasa Jepang dan Korea. Silahkan anda sms ke 085294996298. Terima kasih.

Informasi pemagangan

Pekerja Magang di Jepang 29 Ribu Lebih

JAKARTA - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar, menyebutkan, dari 1993 hingga akhir tahun lalu, jumlah tenaga kerja magang yang pernah dikirim untuk magang di Jepang mencapai 29.587. Kini ada 8.915 tenaga kerja yang masih magang di sana. Hal itu diungkapkannya dalam sambutan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Association for International Manpower Development of Medium and Small Enterprises (IMM) Jepang, Senin, (1/1).
Menurut Muhaimin, program magang berlangsung selama tiga tahun di sektor manufaktur dengan 56 jenis pekerjaan. Pelaksanaan program bertujuan mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja di Indonesia terutama lulusan SMA.Menurut Dirjen Pembinaan dan Pelatihan Produktif Kemenakertrans, Masri Hasyar, pemerintah menargetkan pengiriman 2.250 tenaga magang ke Jepang pada tahun ini. Jumlah itu bisa mengalami perubahan naik atau turun karena dipengaruhi kondisi industri di negara tujuan.Menurut Masri, penerapan pemberian hak sama bagi pekerja magang Indonesia oleh Pemerintah Jepang mulai berlaku Juni mendatang. Berdasarkan amendemen UU itu, seluruh pekerja magang Indonesia mendapatkan perlindungan selama bekerja di Jepang. "Jadi, selama tiga tahun mereka dilindungi," katanya.
Presiden Direktur Association for International Manpower Development of Medium and Small Enterprises (IMM) Jepang, Kyoei Yanagisawa, menyatakan, pekerja magang asal Indonesia di Jepang paling sedikit memperoleh penghasilan 135 ribu yen atau Rp 14 juta per bulan. Hal ini berarti penghasilan pekerja dalam tiga tahun mencapai Rp 504 juta. Angka itu setara upah minimum regional (UMR) di negara Sakura tersebut. "Pekerja magang Indonesia di sana satu bulan minimal mendapatkan 135 ribu yen. Ada juga yang lebih dari itu sekitar 140-145 ribu yen," katanya.Menurut Kyoei, selama ini, asosiasinya berusaha memastikan agar pekerja magang Indonesia yang ditempatkan di Jepang memperoleh upah sesuai UMR. Namun, ia mengakui ada sebagian pekerja magang yang tidak melalui penempatan IMM memiliki upah di bawah standar.IMM merupakan asosiasi pengusaha usaha kecil dan menengah di Jepang yang mencakup 850 perusahaan. Sebelum terkena krisis keuangan global tahun lalu, lembaga ini memiliki anggota sebanyak 1.000 perusahaan. bachrul, ed maghfiroh
Entitas terkaitAngka | Association | IMM | Indonesia | Jepang | Jumlah | Kyoei | Masri | Medium | Muhaimin | Pekerja | Pelaksanaan | Sakura | UU | Pekerja Magang | Pelatihan Produktif | Pemerintah Jepang | Ribu Lebih | Small Enterprises | International Manpower Development | Menteri Tenaga Kerja | Menurut Dirjen Pembinaan | Presiden Direktur Association |
Ringkasan Artikel Ini
Pekerja Magang di Jepang 29 Ribu Lebih. Presiden Direktur Association for International Manpower Development of Medium and Small Enterprises (IMM) Jepang, Kyoei Yanagisawa, menyatakan, pekerja magang asal Indonesia di Jepang paling sedikit memperoleh penghasilan 135 ribu yen atau Rp 14 juta per bulan. Namun, ia mengakui ada sebagian pekerja magang yang tidak melalui penempatan IMM memiliki upah di bawah standar.IMM merupakan asosiasi pengusaha usaha kecil dan menengah di Jepang yang mencakup 850 perusahaan.

Jumlah kata di Artikel : 333
Jumlah kata di Summary : 74
Ratio : 0,222

*Ringkasan berita ini dibuat otomatis dengan bantuan mesin. Saran atau masukan dibutuhkan untuk keperluan pengembangan perangkat ini dan dapat dialamatkan ke tech at mediatrac net.
Pendapat Anda
Pendapat anda mengenai ringkasan artikel ini : Baik Buruk